Kisah Perjalanan Seorang Nenek Tua Yang Baik Hati Part 2
kembali lagi di cerita nenek yang baik hati,kali ini saya akan bercerita tentang kejadian yang sangat luar biasa yang di ceritakan si nenek.
Suatu hari ada seorang pemulung sampah yang kehabisan air minum,dan ia berjalan di depan rumah si nenek,karna dia melihat si nenek yang sedang terdiam di depan rumah,ahirnya ia menemui si nenek itu untuk meminta air minum,karna si nenek merasa kasihan,pemulung itu pun dikasih minum dan makanan,hingga timbulah rasa penasaran si nenek tentang asal usul pemulung itu.si nenekpun bertanya-tanya kepada si
pemulung tentang kehidupanya,dan di ujung perbincangan itu si nenek berkata ''sukurilah hidup ini,meskipun kita hidup dengan kesusahan,tapi jika di dorong dengan rasa syukur niscaya hidup terasa lebih baik,dan nenek titip pesan buat kamu,jika kamu sedang memungut sampah dan melihat di halaman orang lain ada sampahnya yang mungkin bisa kamu jual,janganlah di ambil,karna itu bukan hak kamu meskipun itu hanyalah sampah,alangkah lebih baiknya kamu memungut sampah dari tempat tempat umum saja,seperti selokan,jalan raya atau tempat yang lainya.ingat pesan nenek ya''Mendengar kata itu si pemulung mulai berpikir bahwa itu adalah hal yang baik.tak lama setelah itu si pemulungpun berpamitan untuk pergi memulung lagi.
2 bulan pun berlalu,terlihat si nenek sedang duduk di depan rumahnya,tak lama datanglah sebuah amplop ke rumah si nenek,dengan heran si nenek membuka amplop tersebut,ternyata isi dari amplop itu adalah uang dan surat,dengan rasa penasaran si nenek tak menghirawkan uang tersebut dan mulai membaca surat itu,
''nek ini agus seorang pemulung muda yang waktu itu pernah meminta air ke rumah nenek,nenek ingat engga? bagaimana kabar nenek dan kakek,mudah-mudahan dalam keadaan baik-baik saja.oh iya,nek alhamdulilah setelah agus menuruti perkataan nenek sekarang agus sudah tidak kerja jadi pemulung lagi,sekarang sudah bisa kerja yang lebih baik,dan di dalam amplop ini ada uang yang memang tidak banyak tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat buat nenek,insyallah di bulan depan saya berserta keluarga ingin berkunjung kerumah nenek,sekali lagi agus sangat berterimakasih kepada nenek,setelah melakukan pesan dari nenek semuanya jadi lebih baik. Wasalamualaikum wr.wb agus.''
Setelah membaca isi surat itu si nenek merasa bahagia,dan tak sabar melihat kondisi si agus sekarang.Dengan meneteskan air mata si nenek teringat si kakek,karna pada saat si agus mampir kerumah si nenek untuk meminta air si kakek yang menyuruh memberikan makanan pada si agus.
Kita dapat mengambil poin penting dari cerita di atas bahwa,sebuah nilai kecil seperti sampah,ketika itu memang bukanlah hak kita,janganlah kita mengambilnya,dan jika kalian menerapkan komitmen itu pada diri kalaian maka keajaiban dari Tuhan akan membuktikan bahwa itu adalah perilaku benar .
silahkan kunjungi terus MotivasiPelangi.blogspot.com untuk mendapatkan update artikel menarik lainya.


Belum ada tanggapan untuk "Kisah Perjalanan Seorang Nenek Tua Yang Baik Hati Part 2"
Posting Komentar